Bandeng Presto (Ikan Bandeng Asap Tekanan Tinggi)

Memasak dengan tekanan pertama kali diperkenalkan oleh fisikawan Prancis Denis Papin. Steam Digester diciptakan untuk mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk memasak makanan. Pada dasarnya yang dilakukan steamer adalah menekan udara di dalam untuk menaikkan titik didih air, sehingga makanan lebih cepat matang.

Bandeng Presto menggunakan teknik memasak bertekanan tinggi yang mungkin telah diperkenalkan pada masa penjajahan Belanda di Semarang, Jawa Tengah. Bandeng atau Ikan Bandeng memiliki begitu banyak tulang sehingga sulit untuk dimakan jika dimasak dengan tekanan biasa. Bandeng Presto adalah bandeng asap yang dimasak dalam panci bertekanan tinggi.

Bandeng adalah ikan gepeng besar yang tidak bergigi yang hidup di bagian hangat Samudra Pasifik dan Hindia dan berkerabat dengan herring dan salmon, dan umumnya digunakan dalam masakan Indonesia. Presto berasal dari bahasa Italia “quickly”, namun dalam hal ini mengacu pada pressure cooker merek “Presto” – pressure cooker pertama yang merambah pasar di Indonesia.

Mudah disiapkan dengan menggoreng atau dipanggang dalam oven dan disajikan panas/hangat. Tidak diperlukan komponen tambahan. Bandeng asap kemasan vakum merupakan cara pengawetan Bandeng Presto yang paling banyak digunakan dan banyak dijual di toko-toko Semarang. Dapat disimpan selama 6 bulan – 1 tahun di tempat yang sejuk tanpa mengurangi kesegaran dan nutrisinya.

Bahan-bahan:

* 1 kg (atau 3) bandeng segar, insang dan bagian perut dibuang

* 1 sendok makan ragi tapi (beras hitam yang difermentasi), digiling

* 2 sendok makan garam

* 3 sendok makan air asam jawa

* 10 lembar daun salam

* 10 cm lengkuas, cincang dan cincang halus

* 2 1/2 liter air

Bumbu halus:

* 14 siung bawang merah

* 7 siung bawang putih

* 4 cm jahe

* 4 cm kunyit

* 1 sdt garam

* 150g cabai merah rebus

* 10 paprika hijau panas rebus kecil

* 8 siung bawang merah rebus

* 4 siung bawang putih rebus

* 1 sendok teh gula pasir

* 1 sdt garam

* 1 sdt terasi goreng (terasi udang)

bahan – bahan lainnya:

* Kertas pisang untuk pembungkus sesuai kebutuhan

*Tepung putih telur atau penyedap rasa secukupnya

metode:

1. Irisan perut ikan. Bersihkan menggunakan air dan biarkan kering.

2. Lumuri ikan dengan tepung tapioka, garam dan air asam jawa. Biarkan mereka selama sekitar satu jam.

3. Lumuri ikan secara merata dengan bumbu halus.

4. Letakkan irisan daun salam dan lengkuas di atas ikan.

5. Bungkus dengan daun pisang agar lebih mudah mengangkat ikan dari panci presto.

6. Tuang 1 liter air ke dalam panci presto. Letakkan saringan di atas kompor

7. Susun ikan yang sudah dibungkus di atas saringan.

8. Masak hingga panci mati, 30-50 menit tergantung jenis pressure cooker yang Anda gunakan.

9. Biarkan kompor mendingin dengan tutupnya terbuka.

10. Tuang air kembali dan masak hingga air habis.

11. Keluarkan ikan dan biarkan kering.

Cara membuat sambal

1. Panaskan minyak sayur.

2. Tumis bumbu halus hingga harum kuahnya.

3. Taruh di piring dan biarkan dingin.

melayani:

1. Lumuri ikan dengan putih telur atau tepung bumbu.

2. Goreng hingga berwarna kecoklatan.

3. Sajikan dengan saus sambal.

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*